Karya :
Nurul Amalia (Delia)
Seketika duka menyergap
diriku
Serasa dunia berhenti saat itu jua
Serasa jantung enggan lagi berdetak
Serasa aliran darah sekejap berhenti, enggan untuk mengalir
Serasa hati hancur, sesak rasanya
Serasa dunia berhenti saat itu jua
Serasa jantung enggan lagi berdetak
Serasa aliran darah sekejap berhenti, enggan untuk mengalir
Serasa hati hancur, sesak rasanya
Tuhan, buktikan bahwa itu semua
dusta
Buktikan
bahwa itu semua hanya kepalsuan belaka,
hanya
omong kosong manusia
Buktikan
padaku dan pada semua orang yang berduka,
bahwa
ini bukanlah akhir dari segalanya
Bahwa
masih ada lagi jalan dan kehidupan yang lebih baik dari ini, yaitu di alam
kekal
Hitam
seolah melekat dalam diri
Putih
tak lagi sesuci dulu
Mengingat
segala tingkah laku beliau, mengesankan
Aku
rindu, ingin berjumpa
Ingin
melihat senyum bersahaja di wajahnya
Tawa
ceria yang memamerkan lengkung bibirnya dan kerutan pipinya yang tak semuda
dulu
Walau
raga tak lagi muda,
Walau
rambut tak lagi hitam,
Walau
tubuh tak lagi kekar,
Tapi
jiwamu, itu masih sama.Tak berubah.
Hanya
raga sebagai bukti betapa banyaknya pengalaman yang telah kau dapat
Dan
jiwamu sama sekali tak berubah, masih sama
Tapi
kini yang tertinggal hanyalah semangatmu,
Semangatmu
masih terasa berkobar kobar bagai nyala api yang tak pernah padam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar